“Tuhan tidak akan membiarkan sekecil apapun kebaikan menjadi sia-sia. Berangkatlah dengan penuh keyakinan, berjalanlah dengan penuh keikhlasan dan istiqomah dalam menghadapi cobaan" - (Abdillah Irsyad El Nur)

Bus CINTA Sore Ini


Sore ini ditemani oleh seorg gadis aku beranjak meninggal perantauan ku saat ini. Waktu terus berjalan, detak jam terus berputar, dgn sabar aku menanti kedatangannya di terminal. Yaaa....maklum lah baru "perdana" nh pulang ditemani oleh gadis pujaan. :3

Dannnn jeng jeng, akhirnya sosok yang ditunggu pun datang. Dengan senyum khas nya dia membuka percakapan. Terbayar sudah segala kesabaran yang telah aku perjuangkan. *Alhamdulillah* :D

Bermacam interaksi terjadi di atas BUS Patas Sandy Putra (Red:aku beri julukan BUS Cinta nh teman. :D) sambil menunggu sampainya ditempat tujuan. Spt biasa keramahannya itu lho yg membuat ku nyaman. Dan tentunya senyumannya pun yg membuatku selalu ketagihan. :3

Singkat cerita aku pun mulai sendirian. Yahh kita mulai berpisah di terminal Bungurasih. Maklum dia asal nya Surabaya th teman, jd tak mungkinlah jika aku bawa pulang sampai kampung halaman, bs2 membuat gempar rumah th ntr. Hihihii...

Nah saat sendiri itulah kebiasaan ku mulai muncul, ya merenung sambil menghayal. Merenungkan perjuangan hati ku yang belum usai. Merenungkan nasib harapan ku itu yang tak kunjung tercapai. Nah selanjutnya topik bahasan resmi nya akan segera dimulai. Krn menyangkut masalah hati nih teman. Hihihii...

Dari hasil renungan ku, kali ini aku akan membahas soal CINTA. *siyaahhh macak pujangga disek euy* :p

Ngomong2 soal BUS Cinta td, spt nya cocok nh buat diselipkan dlm topik bahasan. Hahay..
Cinta itu seperti orang yang menunggu bus teman.

Suatu ktk sebuah bus datang," Wah...., terlalu penuh, tidak bisa duduk nih! Aku tunggu bus berikutnya saja. "Kemudian bus berikutnya datang. Ia melihat dan berkata, "Aduh, busnya sudah tua dan jelek begini....tidak mau ah...." Bus selanjutnya datang, tetapi seakan-akan tidak melihatnya dan melewatinya begitu saja. Bus ke empat berhenti di depannya. Bus itu kosong, kondisinya masih bagus, tetapi dia katakan, "tidak ada AC ih, saya bisa kepanasan," maka dia membiarkan bus ke empat pergi. Waktu terus berlalu, dia mulai sadar bahwa ia bisa terlambat pergi kuliah. Ketika bus kelima datang, ia langsung melompat ke dalamnya.Setelah beberapa lama ia akhirnya sadar kalau ia salah naik bus; bus tersebut bukan menuju kampusnya.

Yaaa, Sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar ideal untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi ideal kita. Tidak salah memiliki persyaratan untuk "Calon", tetapi tidak salah juga memberi kesempatan kepada bus yang berhenti di depan kita, tentu yang sesuai dengan jurusan yang kita inginkan,daripada kita harus "berjalan kaki menuju kampus" -dalam arti meneruskan hidup ini tanpa kehadiran orang yang kita kasihi. Apabila ternyata bus itu tidak cocok, kita masih bisa berteriak "kiri" dan keluar dari bus. Semuanya tergantung pada keputusan kita. Kalau kitabenar-benar menemukan bus yang kosong, masih baru, ber-AC, dan jurusannya sesuai dengan yang kita inginkan, kita harus berusaha sekuat tenaga untuk memberhentikannya dan masuk ke dalamnya, karena menemukan bus seperti itu adalah suatu berkat yang sangat berarti dan berharga, yang tidak di dapatkan oleh semua orang.

Yak itulah cinta, kadang sering membuat diri kita dilema. Bahagia tak selama nya harus dgn cara memiliki. Selagi kita masih bs selalu berada di dekatnya, stdk nya kita msh bs melihat senyum kebahagiaan dr nya.

Perjuangan ku pun blm usai teman. Semoga dgn tulisan ini bisa sedikit "nyerempet" perasaan yg kemaren gagal utk aku taklukkan. :D

Semoga anda menjadi orang yg beruntung , yang segera dapat bus patas utk mencapai tujuan anda yyaaaaa. :D

#firstmoment

"R"

∩__∩

0 komentar:

Poskan Komentar