“Tuhan tidak akan membiarkan sekecil apapun kebaikan menjadi sia-sia. Berangkatlah dengan penuh keyakinan, berjalanlah dengan penuh keikhlasan dan istiqomah dalam menghadapi cobaan" - (Abdillah Irsyad El Nur)

Jobless. Lifeless. Loveless. Graceless

Selain karena leptop ku yang rusak membabi buta, aku rasa otak ku  makin lama makin brutal. Otak brutal. Itu sebutan bagi orang yang nekat. Aku gatau ya apakah itu tergolong fearless atau bahkan membawa bencana bagi dirinya sendiri.
 
Sebagai manusia, kmu pasti pengen rasanya bersyukur atas apa yang kmu punya. Temen, pekerjaan, keluarga, uang, kesejahteraan, kebahagiaan dan lain-lain. Tapi apa yang terjadi disaat kmu ga pernah puas sama apa yang kmu dapet? Hal baru yang kmu pikir bisa menambah kebahagiaan kmu, tapi malah kmu jadi obses dan kehilangan apa yg selama ini kmu udah punya. get some lose all. Worth it? kmu yang tau apakah itu semua sebanding dan berharga buat kmu. 
 
The thing is, manusia emang ga pernah puas. Mau membahagiakan semua yang ada sekelilingnya. Come on, we're not God yang bisa bikin semua org bahagia. Aku yakin setiap orang pasti bisa membahagiakan dirinya masing2. Tapi emang kadang harus ada koneksi antar sesuatu yang bisa bikin sama-sama bahagia. Disitulah dibutuhkan keikhlasan dalam memberi atau menerima. Percuma kmu mau semati2an apa ngasih kebahagiaan bagi orang lain tapi diri mu sendiri ga bahagia. Itu akan jadi suatu boomerang ketika orang yang kmu bikin bahagia menyadari bahwa itu sepihak tanpa kmu ngerasa bahagia yang sama.
Kadang-kadang, kmu pengen mengabaikan semuanya untuk merasa you're the happiest person in the world tanpa harus mikirin orang lain. Tapi yang nyebelin adalah ada keterikatan moral yang menyebabkan kmu ketarik lagi untuk ga bisa ignore. Kmu pengen, tapi ga bisa. Yaaa namanya juga naluri.
 
Salah satu lagu yang ku suka dan menginspirasi adalah Florence and The Machine-Shake it Out (Tapi aku lebih suka versi glee) "And it's hard to dance with the devil on your back" Iya itu salah satu line nya. Kmu bakal susah untuk mengejar kebahagiaan ketika kmu ga bisa atau merasa sulit ngelepasin apa yang jadi beban. Beban itu pun bermacam-macam, tergantung kitanya. Kmu takut kehilangan, atau kmu takut akan masa depan. Kmu jobless, lifeless, loveless dan merasa graceless. 
 
 
Kita sebenernya sadar kalo ada hal-hal yang harus dibuang untuk ngedapetin apa yang ideal, tapi kita terlalu takut atau bahkan gamau, karena keserakahan kita. Well, ga ada yang bisa disalahin sih, selama kmu bisa memainten itu semua dan asal lo bisa bertahan.

0 komentar:

Poskan Komentar